8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR

.
8 Laptop Terbaik Pengolah Data Untuk GIS dan LiDAR - Anda bekerja di bidang GIS dan LiDAR? Atau anda seorang remote sensing specialist? Atau bekerja di bidang pemetaan (pengukuran) seperti surveyor geodesi?

Maka laptop dengan dengan spesifikasi bagus dan cepat yang segera anda butuhkan. Jangan asal beli laptop. Selain lemot, kinerja anda juga terganggu.

Inilah 8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR

Banyak software GIS dan LiDAR terbaik di pasar, contoh: ArcGIS dan Global Mapper. 

Perhatian, jangan sesekali pakai crack atau laptop/komputer terkena virus
Jika berminat beli lisensi asli ArcGIS dan Global Mapper, hubungi PT. Geonet Infomedia ke email dnfatimah@geonet.co.id

Sebelum bahas laptop yang cocok untuk data GIS dan LiDAR, simak spesifikasi minimum hardware perangkat lunak GIS dan LiDAR (Contoh ArcGIS Pro dan Desktop).

ArcGIS Pro 2.3:
8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR

ArcGIS Desktop 10.6.x:
8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR

Berdasarkan paparan diatas, spek laptop untuk ArcGIS Desktop tidak terlalu tinggi dibanding ArcGIS Pro yang butuh grafis ekstra buat proses 3D rendering.

Dari pada bingung milih laptop yang mana, yuk simak penjelasan 8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR di bawah ini:

1. Acer Aspire E 15


Urutan pertama ada Acer Aspire E 15, sebagai laptop harga termurah pengolah data GIS dan LiDAR. Laptop seharga $599 (Amazon) atau 8,4 jutaan rupiah ini memiliki layar Full HD 15.6 inci, prosesor Intel Core i5, RAM 8GB, dan fitur lain yang oke punya.

Dengan Grafis MX150, menjalankan software GIS dan LiDAR tak ada gangguan. Laptop ini cocok bagi mahasiswa geografi/geodesi/geologi atau yang lagi butuh banyak software di laptop.

2. Lenovo Yoga 730


Lenovo Yoga 730 dibekali prosesor Intel i5, RAM 8GB dan layar sentuh (touch screen) diputar ke belakang yang mempermudahkan anda secara efisien menunjukkan hasil pengolahan data GIS dan LiDAR ke orang lain atau client.

Kebutuhan software ber-grafis tinggi nampaknya kurang didukung oleh Lenovo Yoga 730, sekedar menjalankan ArcGIS Desktop, QGIS, & Global Mapper tidak ada masalah. Di lain sisi, charging baterai dan transfer data sangat cepat dengan adanya ThunderBolt port.

Overall, Lenovo Yoga 730 adalah laptop murah terbaik untuk software GIS dan LiDAR. Harga yang ditawarkan $674.79 (Amazon) atau 9,5 jutaan, sepadan dengan fitur yang disediakan seperti ThunderBolt Port, fingerprint, dan ketahanan baterai yang lama. 

3. Dell i5577-5335BLK-PUS


Ingin punya Laptop harga murah, bagus, serta tangguh untuk semua jenis software GIS dan LiDAR? Dell i5577-5335BLK-PUS jawabannya. Harga laptop RAM 8GB ini yaitu $989.99 (Amazon) atau 14 jutaan rupiah dan paket sempurna bagi GIS specialist.

Laptop ini memiliki salah satu prosesor terkuat yakni Intel Core i5-7300HQ. Dampaknya, prosesor tersebut bikin baterai cepat haus. Tapi jangan khawatir, baterai Dell i5577-5335BLK-PUS bertahan 5 jam dalam kondisi full charge.

Penasaran jenis grafis Dell i5577-5335BLK-PUS?. Dibekali grafis NVIDIA 4GB VRAM, laptop ini sangat mulus menjalankan semua aplikasi GIS bahkan bila sembari bermain game. 


Anda traveler? rasanya laptop ini kurang cocok. Sebab, bobot laptop dengan layar Full HD 15,6 inci ini sangatlah berat. Jika hal tersebut tak mengganggu anda, tak jadi masalah.

4. MSI GV62 8RD-200


Mengolah terlalu banyak data point cloud LiDAR atau raster GIS, terkadang bikin laptop "Not Responding". Tetapi tidak berlaku bagi laptop si penakluk GIS and LiDAR. Bukannya lebay, MSI GV62 8RD-200 memiliki spesifikasi perangkat keras yang gila banget.

Diawali dengan prosesor Intel Core i5 seri H, membuat laptop RAM 8GB serta grafis NVIDIA Geoforce-nya ini sangat powerful dari segi performa. Tetapi, efek ditanamkannya prosesor seri H bikin baterai laptop cepat haus.

Laptop MSI GV62 8RD-200 sudah tak diragukan lagi sebagai laptopnya para pengguna ArcGIS Pro. Harga yang ditawarkan untuk laptop dengan layar Full HD 15,6 inci ini sebesar $999.00 (Amazon) atau sekitar 15 jutaan rupiah.

5. Acer Predator Helios 300


Laptop Acer Predator Helios 300 adalah salah satu laptop gaming tersukses produksi Acer. Dengan performa dan kualitas grafis yang tak diragukan lagi, laptop ini cocok bagi anda yang bekerja di lingkungan pengolahan data GIS dan LiDAR.

Dibekali dengan prosesor Intel Core i7, RAM 16 GB dan grafis Geoforce GTX series membuat laptop untuk kelas menengah ini dihargai sebesar $1,389.00 (Amazon) atau sekitar 20 jutaan rupiah. Tak heran bila laptop ini tetap stabil walau sedang multitasking.

Biasanya laptop yang ditanam prosesor kuat akan berefek pada ketahanan baterai, namun itu hanya mitos belaka. Acer Predator Helios 300 dapat bertahan 7 jam lamanya. Mengejutkan sekali bukan?

6. ASUS FX705GM


Memiliki layar Full HD berukuran berukuran 17.3 inci menjadikan Laptop ASUS FX705GM sebagai laptop dengan display yang paling besar diantara daftar Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR sebelumnya. 

Selain dibekali layar yang besar, laptop ini memiliki RAM 16GB dan grafis NVIDIA Geoforce GTX yang pastinya anda tak akan mengeluh perihal lemotnya laptop dikala pengolahan data GIS dan LiDAR.

Berbeda dengan laptop urutan No. 5, ASUS FX705GM memiliki masalah dalam ketanahan baterai disebabkan oleh prosesor Intel Core i7-nya yang begitu powerfull. Ukuran laptop ini terbilang cukup besar, tidak disarankan bagi anda yang sering bepergian.

Terlepas dari itu, bila anda ingin memiliki laptop yang mampu mengolah data GIS dan LiDAR dalam range besar tanpa kendala, tak perlu khawatir. ASUS FX705GM solusinya. Harga laptop ini dibanderol $1,399.99 (Amazon) atau sekitar 19 jutaan rupiah.

7. Dell XPS 15 9560


Adakah laptop GIS yang mendukung display 4K Ultra HD? Dell XPS 15 jawabannya. Laptop ini adalah yang terbaik untuk pengolahan GIS dan LiDAR. Sebab, dibekali RAM 32GB dan Intel Core i7 sehingga sangat cepat jika rendering data 3D.

Anda traveler yang suka membawa laptop? saya merekomendasikan Dell XPS 15. Selain ringan, laptop dengan grafis NVIDIA GTX ini memiliki kecepatan transfer data dan pengisian baterai yang cepat disebabkan adanya ThunderBolt Port.

Di tahun 2019 ini, jangan khawatir jika anda ingin bermain game sambil mengolah data GIS dan LiDAR. Sebab, laptop seharga $2,299.22 (Amazon) atau sekitar 32 jutaan rupiah mampu melakukan hal semacam multitasking tersebut.

Overall, laptop yang tidak semua orang bisa beli karena harga yang mahal mungkin bisa anda pertimbangkan sebagai investasi kedepan.Bagi anda yang bekerja di bidang remote sensing, laptop ini sudah sangat bagus untuk pengolahan citra satelit.

8. Microsoft Surface Book 2


Microsoft Surface Book 2 dipastikan sebagai Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR tanpa ada keraguan. Jika berbicara aspek performa, ketahanan baterai, portabilitas, bahkan desain, laptop ini memiliki aspek yang the best of the best.

Didukung Intel Core i7, RAM 16GB, dan grafis NVIDIA GeForce GTX, Microsoft Surface Book 2 memiliki perfomance yang sangat mulus jika diaplikasikan dalam pengolahan GIS, LiDAR, maupun Citra Satelit.

Laptop yang memiliki dua opsi ukuran layar display 13 dan 15 inci ini memiliki ketahanan baterai yang paling lama, yakni 17 jam. Tak heran bila bepergian kemana-mana, anda tak harus khawatir jika lupa membawa charger laptop asalkan full charge sebelumnya.

Harga yang ditawarkan untuk laptop ini cukup mahal, mengingat fitur yang disediakan pun juga tak tanggung-tanggung. Harga laptop Microsoft Surface Book 2 sebesar $3,299.00 (Amazon) atau sekitar 46 jutaan rupiah.

Sebagai laptop terbaik pengolah data GIS dan LiDAR dari segala aspek, anda tak perlu cemas bila ingin menginvestasikan uang anda untuk membeli laptop keluaran microsoft ini. Kesimpulannya, harga tak pernah bohong.

Demikian artikel 8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR, semoga bermanfaat.

0 Response to "8 Laptop Terbaik Pengolah Data GIS dan LiDAR"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel