Peran GIS di Dunia Asuransi

Peran GIS di Asuransi - Saya sendiri baru tahu perusahaan (company) asuransi (insurance) butuh GIS. Dari artikel yang saya baca, para insurer pakai software GIS buat prediksi klaim resiko (claim risk) yang datang dari nasabah mereka.

Resiko?..

Peran GIS di Dunia Asuransi

Nasabah asuransi diwajibkan setiap bulannya bayar premi ke perusahaan asuransi. Semakin tinggi resiko suatu nasabah, premi yang dibayar juga tinggi.

Ketika nasabah terkena musibah (contoh kecelakaan, sakit, dll), mereka tinggal suruh perusahaan asuransi yang cover biaya segalanya sebagai resiko.

Tentunya sudah jadi tanggung jawab si perusahaan asuransi dong.

Tetapi..

Perusahaan asuransi pun tidak mau menerima resiko terlalu banyak dalam waktu berdekatan.

Biasanya sebelum jadi nasabah asuransi, sang insurance company bakal melakukan assessment (penilaian) terhadap si calon nasabah perihal resiko apa yang bakalan terjadi olehnya.

Salah satu contoh penilaiannya, lokasi tempat tinggal calon nasabah.


Peran GIS di Dunia Asuransi

Calon nasabah yang tinggal di area rawan banjir bakal bayar premi bulanan lebih besar daripada yang tinggal di perbukitan.

Biar lebih cepat pas proses penilaian, sang insurer (underwriter) harus punya data geografis apakah lokasi tempat tinggal si calon nasabah ini masuk ke dalam wilayah rawan banjir atau tidak.

Berbicara lokasi, pastinya kita bakal bahas spasial. Kalau bahas spasial, tentu peran GIS sangat berguna.

GIS adalah alat yang efektif dalam pengambilan keputusan bisnis asuransi. GIS memberikan pandangan yang terintegrasi tentang paparan, bahaya dan data bisnis untuk mencari informasi berharga yang tersembunyi berdasarkan analisis berbasis lokasi geografis.

Nah, dari pada kebanyakan nyinyir, yuk Simak baik-baik. Cekidot.

Baca juga: Peran GIS di Dunia Teknik Sipil


5 Peran GIS di Dunia Asuransi


1. Location Intelligence Berbasis GIS


Peran GIS di Dunia Asuransi

Sebelumnya sudah dibahas tentang lokasi tinggal calon nasabah asuransi.

GIS memang bisa menyajikan data suatu kawasan yang termasuk ke dalam zona rawan banjir atau tidak. Data yang tersaji bisa diperoleh dari pemerintah daerah (pemda), pemerintah kota (pemkot) atau BMKG.

Bukan hanya banjir aja..

Resiko asuransi berbasis lokasi juga bisa datang dari gempa, letusan gunung api, angin puting beliung, dan lain sebagainya.

Makanya, perusahaan asuransi harus punya data spasial yang lengkap terkait bencana dan terorganisir dalam satu sistem, biar memudahkan pas penulisan polis dan ga salah pas nentuin besarnya premi calon nasabah.

Bisa jadi seorang nasabah bakal dapat info dari perusahaan asuransinya bahwa premi bulanannya naik dengan alasan wilayah tempat tinggal nasabah tersebut masuk ke dalam rawan bencana (contoh: zombie apocalypse wkwk).

Disitulah peran GIS sebagai location intelligence.

2. Kontrol Pengendara Mobil Asuransi



Peran GIS di Dunia Asuransi

Nasabah yang mengansuransikan mobilnya akan disisipkan GPS dan aplikasi GIS oleh sang perusahaan asuransi.

Integrasi GPS dan aplikasi GIS tersebut mencatat perilaku pengendara seperti rata-rata kecepatan laju mobil, dan intensitas rem mendadak.

Dengan perolehan data tersebut, perusahaan asuransi bisa memperkirakan berapa jumlah premi bulanan nasabah seperi berapa asuransi mobil premi bulanan dan berapa biaya klaim asuransi mobil yang akan diterima nasabah.

Kalau nasabah sering kebut-kebutan dari catatan GPS dan aplikasi GIS, preminya bakal tinggi pula. Namun, namanya suatu kecelakaan tidak bisa diprediksi, yang ada memprediksi besarnya resiko terjadi.

3. Validasi Klaim Asuransi Pertanian


Peran GIS di Dunia Asuransi

Cuaca yang tak menentu serta diselimuti musim kemarau yang panjang bikin petani harus bisa beradaptasi.

Untuk mengcover biaya gagal panen, solusi agar petani bisa bertahan adalah dengan mengasuransikan lahan pertaniannya. Sehingga mereka bisa mengajukkan klaim.

Dalam proses pengajuan klaim asuransi pertanian, perusahaan asuransi akan memvalidasi hasil klaim tersebut agar tidak terjadinya penipuan.

Peran GIS sangat membantu dalam proses validasi klaim asuransi pertanian. 

Dengan bantuan data online Citra Satelit Landsat 8, perusahaan asuransi bakal cek apakah lahan nasabah memang kering atau ada vegetasinya (contoh:padi) dari proses NDVI dengan software GIS. 

Asuransi pertanian memang dibutuhkan oleh petani selain mencover gagal panen, juga untuk memberikan moral agar para petani tetap bercocok tanam.

Baca Juga: Cara beli citra satelit

4. Analisis Data Real Time Suatu Bencana


Peran GIS di Dunia Asuransi

Jaman sekarang, apa-apa orang share lewat social media seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Bila bencana melanda, informasi tersebut secara cepat tersebar luas ke masyarakat. 

Ini sebuah keuntungan bagi perusahaan asuransi untuk mendapatkan data secara real time dan detil. Mereka bisa memperkirakan berapa banyak nasabah yang akan mengajukan klaim.

Sang perusahaan asuransi tentunya bisa memetakan lokasi kejadian bencana terhadap lokasi tempat tinggalnya nasabah mereka dengan bantuan software GIS.

Dengan begitu perusahaan asuransi bisa menganalisis dan mengidentifikasi siapa saja yang kemungkinan bakal mengajukan klaim. 

Sehingga, bila ada nasabah yang mengajukan klaim terkait bencana tersebut namun setelah dilihat dari peta GIS, lokasi tinggalnya tidak memasuki area terdampak bencana. 

Dari data tersebut bisa menjadi acuan bagi perusahaan asuransi untuk menerima atau menolak klaim asuransinya. Agar klaim yang diajukan nasabah benar-benar valid dan berdasarkan fakta.

Demikian sobat artikel kali ini mengenai Peran GIS di Dunia Asuransi. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Peran GIS di Dunia Asuransi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel