10 Software Wajib Dikuasai Mahasiswa Teknik Geodesi

.
10 Software Wajib Dikuasai Mahasiswa Teknik Geodesi - Kuliah tak lepas dari tugas. Sebagian tugas yang diberikan menggunakan software. Setiap jurusan (terutama teknik), mahasiswanya diwajibkan menguasai beberapa software, guna menunjang perkuliahan dan penambahan skill.

Salah satu jurusan teknik yang mengharuskan mahasiswanya menguasai software semasa kuliah adalah Teknik Geodesi/Geomatika. 

Apa itu Geodesi?

Geodesi adalah bidang ilmu kebumian yang fokus pada pemetaan ruang bumi baik di darat, laut dan di udara. Kalau Anda pernah melihat seseorang sedang menggunakan suatu alat seperti kamera pada gambar dibawah ini, dia adalah seorang surveyor yang merupakan profesi dari lulusan teknik geodesi.



Saya kuliah di jurusan Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2012, kini telah menyandang gelar sarjana. Saat menjadi mahasiswa, selain melakukan pengukuran di lapangan saya juga bersentuhan dengan software-software pengolah data spasial yang bikin kepala saya dimabuk kepayang.

Ini true story.

Jika Anda berkuliah di jurusan Teknik Geodesi, baik di ITB, UGM, UNDIP, dsb, setidaknya 10 software dibawah ini harus Anda kuasai kalau Anda ingin lulus dengan IPK diatas 4.

10 Software Wajib Dikuasai Mahasiswa Teknik Geodesi


1. ArcGIS


Software GIS hukumnya WAJIB dikuasai oleh mahasiswa teknik geodesi. Saat perkuliahan, software GIS yang dipakai yaitu ArcGIS dan QGIS.

ArcGIS adalah software keluaran ESRI yang notabennya sebagai software GIS berbayar, sedangkan QGIS adalah software GIS untuk versi open source (gratis).

Baca juga8 Software GIS Terbaik Berbayar dan Gratis


Software GIS ini digunakan sebagai alat analisis, manajemen dan penyajian baik untuk data spasial maupun data non spasial (tabel).
 

2. AutoCAD


Sebelum mengenal software GIS, di awal semester kuliah saya bersentuhan dengan AutoCAD. Software ini pada jurusan teknik sipil hukumnya WAJIB dikuasai. Mahasiswa teknik geodesi pun harus bisa AutoCAD, walaupun sekedar untuk pemetaan. 

Terlebih bagi mahasiswa teknik geodesi yang PKLnya di BPN (Badan Pertanahan Nasional). Setiap hari Anda akan dihadapi dengan pekerjaan yang diharuskan memakai software AutoCAD contohnya digitasi bidang tanah (persil).

3. Agisoft


Agisoft adalah software yang fokus terhadap pemodelan 3D suatu objek permukaan bumi berdasarkan akuisisi data foto udara baik dengan wahana pesawat maupun drone.

Salah satu bidang keilmuan geodesi adalah fotogrametri. Fotogrametri adalah cara pemetaan objek bumi melalui media foto udara.

Bagi Anda yang sedang menjadi mahasiswa teknik geodesi dan ingin fokus terhadap cara pengolahan data fotogrametri serta drone yang baik dan benar, maka software Agisoft ini wajib Anda kuasai.

4. Surpac


Anda mahasiswa teknik geodesi yang berkeinginan bekerja di tambang batubara? Software Surpac kudu Anda kuasai. Surpac sendiri didesain untuk perencanaan dan pemodelan suatu aktivitas penambangan batubara.

Software ini banyak digunakan oleh para geologist. Oleh sebab itu, mahasiswa jurusan Teknik Geologi hukumnya WAJIB banget menguasai surpac.

Saat kuliah, saya menggunakan software surpac ketika mata kuliah survei pertambangan. Software ini memang ajaib, dapat menghitung volume (cut and fill) suatu tumpukkan batubara, lalu membuat rencana jalan yang dilalui truck-truck pengangkut batubara, dan masih banyak lagi.

5. ENVI


ENVI adalah software untuk pengolahan citra digital satelit. Anda mahasiswa teknik geodesi yang menyukai dunia data raster (image), terlebih jika bidang tugas akhir (skripsi) adalah remote sensing (penginderaan jauh) pastinya Anda harus menguasai software ini.

ENVI sendiri banyak digunakan pada perusahaan plantation (perkebunan). Bagi mahasiswa teknik geodesi yang setelah lulus dan berkeinginan bekerja di dunia kepala sawit, software ENVI ini harus anda kuasai.

6. HydroPro


Dalam geodesi terdapat bidang keilmuan hidrografi. Hidrografi adalah ilmu yang mempelajari cara pemetaan wilayah di bawah air laut. Bagaimana caranya? pakai alat echo sounder dan sejenisnya. Jika Anda ingin menjadi surveyor hidrografi, ada baiknya kuasai dulu software HydroPro.

Ketika kuliah, saya menggunakan software HydroPro untuk mengolah data hasil survei batimetri dengan alat echo sounder di Waduk Sermo pada kegiatan praktek survei hidrografi.

HydroPro memang softwarenya para hydrographer dan banyak digunakan perihal pekerjaan seismik seperti pemindahan posisi rig atau barge, serta pekerjaan konstruksi laut lainnya.

7. PostgreSQL


Database (basisdata), itulah hal yang muncul di pikiran saya ketika mendengar software PostgreSQL. PostgreSQL adalah software gratis yang khusus untuk manajemen basisdata baik data spasial dan non spasial (tabel) termasuk desain database serta query-query terkait basisdata. 

PostgreSQL berperan penting dalam pembangunan suatu WebGIS. Jadi, mahasiswa teknik geodesi yang menyukai dunia bahasa pemrograman untuk membuat website, diwajibkan menguasai bahasa SQL melalui software PostgreSQL.

8. GAMIT


GAMIT adalah software non komersial (gratis) untuk pengolahan data GPS geodetik khususnya untuk studi kasus pengukuran deformasi (pergeseran) yang menuntut akurasi ketelitian tinggi. Software GAMIT hanya berjalan pada sistem operasi UNIX. 

Memang mahasiswa teknik geodesi tak banyak yang menguasai software ini. Ketika saya praktek pengukuran GNSS, saya menggunakan software selain GAMIT untuk pengolahan data gps sebut saja geogenius. Akan tetapi, bila Anda mengambil skripsi mengenai GNSS, software ini harus Anda gunakan untuk pengolahan datanya.

9. Global Mapper


Global Mapper adalah software GIS dengan harga lisensi yang murah. Salah satu kegunaan software ini adalah dapat mengolah dan menyajikan data LiDAR. Software ini juga mampu membuat data DEM dengan cepat serta cukup ringan dijalankan di laptop.


Software produksi Bluemarble ini memiliki keunggulan dari segi pemodelan 3D baik untuk data raster dan LiDAR. Selain format data spasial, global Mapper juga mendukung format data lainnya hingga 350 format data.

Mahasiswa teknik geodesi setidaknya paham akan kegunaan software ini. Jika Anda belum menguasai software Global Mapper, tutorialnya dapat dilihat di sini

10. SketchUp


SketchUp adalah software pemodelan 3D pada ruang bangunan. SketchUp sendiri banyak digunakan untuk desain arsitektur dan interior. Software ini wajib dikuasai oleh mahasiswa teknik arsitektur. Akan tetapi, mahasiswa teknik geodesi juga tidak boleh ketinggalan.

Saya menggunakan software SktechUp ketika mata kuliah komputer grafik. Kala itu, tugas saya adalah menggambar bangunan Wisma UGM. Dimensi ukuran bangunan harus mewakili ukuran realita. Sehingga saya harus survei ke lokasi untuk mengukur detil panjang dan lebar bangunan serta mengambil gambar baik dari sisi luar dan dalam bangunan.

Software sketchup juga berguna ketika Anda bekerja di bidang konstruksi, seperti visualisasi bangunan rumah atau gedung. Oleh sebab itu, mahasiswa teknik geodesi disarankan menguasai software SketchUp.

Itulah 10 Software Wajib Dikuasai Mahasiswa Teknik Geodesi. Semoga artikel ini bermanfaat buat Anda yang baru lulus fresh graduate atau sedang menjalani kuliah, entah dari jurusan teknik geodesi ataupun jurusan lain. Sesulit apapun suatu software, kalau kita tekun pasti bisa menguasainya.

Salam Mahasiswa!

5 Responses to "10 Software Wajib Dikuasai Mahasiswa Teknik Geodesi"

  1. terimakasih sangat bermanfaat sekali kak bagi saya orang awam yang ingin belajar

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih kak, artikel ini sangat membantu bagi saya yang baru mulai memahami software tersebut.

      Delete
  2. Kira2 butuk laptop yg spec gimana y ka...dg app sebnyk itu mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. RAM 8 GB, prosesor core i5. Spek itu sudah sangat cukup.

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel