5 Alasan Kenapa Wanita Harus Masuk Jurusan Teknik Geodesi

Alasan Kenapa Wanita Harus Masuk Jurusan Teknik Geodesi - Ketika waktu kuliah, banyak orang bertanya ke saya,

"Teknik Geodesi itu apa?", "Kalau lulus, kerjanya bakal di mana?","Geodesi itu Geografi ya?". 

Hingga saya pun bosan dan lelah menjawabnya.

Tapi bagi kamu yang masih kepo, Geodesi adalah ilmu yang mempelajari pemetaan mulai dari cara pengambilan, pengolahan, dan penyajian data hasil pengukuran. 

Sampai di sini sudah pahamkan?

Jika belum, maka kamu telah "Tersesat di jalan yang benar", yang berarti istilah dan ungkapan bagi mahasiswa teknik geodesi setelah mengenyam perkuliahan di semester pertama.

Saya kurang memahami betul makna semboyan tersebut. Apakah itu bermakna positif atau sekedar untuk menenangkan hati dan jiwa di saat terlanjur salah memilih jurusan. 

Namun jika ditanya "kenapa pilih geodesi?"

Berbagai variasi jawaban bermunculan. 

  • Ada yang memilih geodesi karena telah memiliki stigma bahwa lulusan geodesi berkesempatan besar bekerja di industri tambang dengan gaji besar (well, ini fakta)
  • Ada juga yang memilih geodesi karena mengikuti saran dan arahan dari anggota atau kerabat keluarga
  • Ada pula beberapa mahasiswa yang dulunya memilih jurusan pencetak sang surveyor tersebut setelah terhipnotis dengan postingan teman satu angkatan saya, Made Sapta.

5 Alasan Kenapa Wanita Harus Masuk Jurusan Teknik Geodesi
Sumber foto: Instagram @new_wikanf

Dari sekian banyak alasan, ada satu hal yang terbesit di benak saya. 

Ternyata peminat jurusan teknik geodesi itu tidak hanya diisi oleh kaum adam (laki-laki), melainkan juga kaum hawa (perempuan).

Sontak saya berfikir, apa alasan bagi wanita memilih jurusan yang notabennya bakal bekerja di lapangan dengan medan yang cukup berat. 

Bahkan stereotype ditujukan kepada wanita yang kuliah di jurusan teknik geodesi, bahwa mereka akan kalah saing dengan laki-laki di kala mencari pekerjaan sebagai posisi surveyor.

Namun, apakah hal tersebut seutuhnya benar demikian?

Untuk menjawab mitos tersebut, akhirnya saya mewawancarai narasumber asal Lampung, Nani Frea Wika (Instagram: @new_wikanf), yang merupakan alumni Teknik Geodesi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Wanita yang kerap dipanggil Nani dan kini sedang terlibat dalam proyek pembangunan jalur kereta api trans Makasar, ternyata punya hobi menulis di blog pribadinya (https://naninewfreawika.wordpress.com/).

Mbak Nani pun menceritakan ke saya awal mula dia memilih jurusan Teknik Geodesi.

Begini kisahnya.

Aku pilih Geodesi sebenarnya salah menaruh urutan pilihan jurusan Dek. Jadi waktu itu aku lebih tertarik di Teknik Sipil. Saat waktu pendaftaran UM UGM (Ujian Mandiri UGM), aku keliru mengurutin 3 jurusan yang dipilih. 

Jadinya seperti ini:

  1. Teknik Geodesi 
  2. Teknik Sipil
  3. Pertanian.

Namun, syukur Alhamdulillah aku ketrima di pilihan pertama yang mana salah jurusan 😁

Seiring berjalannya waktu, aku lumayan suka dengan geodesi khususnya di bidang hidrografi dan tambang. Karena jika bekerja di dua bidang tersebut, gaji yang diterima relatif gede (besar).Terlebih, aku bisa keliling jalan-jalan (travelling).

Setiap ada recruitment di bidang yang aku suka, aku selalu antusias ngikutinnya. Tetapi selalu gagal pula di tahap user (mungkin memang bukan rejeki ku di sana).

Hingga akhirnya aku coba mengambil kerja proyek. Lambat laun, aku jadi bahagia hidup bekerja di proyekan. 

Istilahnya "kerja ini gue banget"

Bekerja di lingkungan minoritas membuat aku tersadar kalau hal itu tidak selalu menyedihkan. Malah menjadi istimewa dan banyak nilai plusnya.

Walau dulunya sempat menyesal karena salah pilih jurusan. Tetapi aku bersyukur dan yakin bahwa Allah punya rencana yang lebih indah. Aku pun bahagia dengan hidupku sekarang 😍

Mbak Nani juga memberikan 5 Alasan Mengapa Wanita Harus Masuk Jurusan Teknik Geodesi.

Penasaran?

Simak penjelasan berikut di bawah ini:

1. Cocok Bagi Jiwa Petualang


Sumber foto: Instagram @new_wikanf
Apakah kamu suka bekerja di lapangan (outdoor) dengan teriknya matahari? Teknik Geodesi menjadi pilihan tepat ketika kamu bingung dikala memilih jurusan perkuliahan.

Pekerjaan di bidang geodesi sejatinya memang bersentuhan dengan alam dan memiliki tantangan tersendiri guna melatih survival skill-mu ketika bekerja di wilayah pelosok (remote area).

Sebagai contoh:

Seorang surveyor yang akan melakukan pengukuran topografi, mengharuskan dirinya pergi ke wilayah dengan medan yang berbukit dan jauh dari pemukiman guna mendapatkan data yang valid. 

Namun, jangan khawatir. 

Setiap pekerjaan di luar sana telah memiliki SOP masing-masing, seperti rencana kerja tim, peralatan yang disediakan, tempat tinggal, transportasi dsb.

Jadi, hal itu tidak akan seseram yang kamu bayangkan. 

Mengunjungi wilayah yang belum terjamah sambil bekerja merupakan hal yang menyenangkan. Apalagi jika kamu membawa sebuah kamera, maka sensasi berpetualang pun akan terasa.

Bekerja sambil berkeliling dan dibayar pula, enak sekali bukan?

2. Gaji Kerja yang Lumayan


Gaji adalah hal yang sensitif untuk diperbincangkan. Mengingat, besar kecilnya nominal yang diterima itu relatif dan bergantung kepada gaya hidup si penerima.

Saya tidak akan membahas seorang FG (fresh graduate) yang menganggap gaji 8 juta itu kecil. Sebab, apapun bidang pekerjaan yang digeluti tak menjadi masalah, asalkan halal.

Berbicara peluang kerja, lulusan Teknik Geodesi cenderung ke arah bidang tambang, konstruksi, dan offshore.

Tak heran, gaji yang diterima para lulusan geodesi pun terbilang lumayan. 

Setidaknya bagi wanita, gaji tersebut sudah cukup untuk membeli kebutuhan skincare (supaya glowing in the dark).

Lulusan teknik geodesi juga bisa bekerja di sektor instansi pemerintah seperti BUMN (Waskita, Hutama Karya, dll) dan PNS (Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Informasi Geospasial (BIG), dll.)

Di luar itu, kamu juga bisa mendapatkan pekerjaan proyek baik dari dosen maupun dari kakak tingkat selama kuliah. 

Itung-itung menambah daftar pengalaman kerja yang bakal tercantum di CV mu.

3. Memiliki Banyak Referensi


Sumber foto: Instagram @new_wikanf
Seringnya bekerja di lapangan membuat wanita lulusan geodesi bersinggungan dengan lawan jenis dari berbagai penjuru.

Hal ini justru akan menambah relasi kamu di dunia kerja sekaligus bisa menjadi referensi tersendiri untuk menemukan jodoh belahan jiwa (💗)

Pentingnya membangun relasi sangat dibutuhkan terutama perihal karir. Sebab, hal tersebut dapat menjadi batu loncatan untuk memperoleh jenjang karir yang lebih bagus.

Tidak hanya karir, kegiatan usaha dan bisnis pun dapat kamu lakukan apabila memiliki banyak kenalan. Kamu akan lebih mudah terkait promosi branding produk yang ingin dipasarkan.

Maka dari pada itu, perbanyaklah relasi, terutama saat kamu memasuki dunia perkuliahan.

Buanglah sifat pemalu dan kenalkan dirimu dengan kakak tingkat.

Toh tidak ada ruginya, bahkan bisa menjadi modal untuk memperoleh informasi seputar jurusan teknik geodesi yang kamu pilih terkait prospek kerja, proyek, tugas kuliah, soal ujian, sifat dosen, skripsi dll.

Selain itu, sebisa mungkin aktif dalam kegiatan organisasi walaupun itu hanya satu.

4. Masa Depan Terbuka Lebar


"Susah sekali mencari pekerjaan setelah lulus kuliah". Pernyataan tersebut adalah FAKTA. 

Memang dapat pekerjaan itu sulit, apalagi bagi yang baru lulus (fresh graduate) tanpa adanya pengalaman.

Akan tetapi, persaingan dalam memperoleh suatu pekerjaan dapat dikatakan susah-susah gampang.

Terbilang susah apabila kamu tidak berusaha dengan keras untuk meningkatkan kualitas dirimu supaya dilirik oleh HRD perusahaan.

Caranya?

Tingkatkan skill yang kamu miliki terkait apa yang dibutuhkan dalam dunia kerja, baik itu skill yang diperoleh semasa kuliah maupun di luar perkualiahan.

Dengan demikian, peluang diterima kerja akan lebih mudah.

Lalu, bagaimana dengan peluang kerja bagi lulusan teknik geodesi?

Jika kita berbicara peluang, jumlah lulusan geodesi dibandingkan dengan jurusan lain terbilang sedikit.

Kenapa?

Di Indonesia saja, universitas negeri yang menyediakan jurusan teknik geodesi hanya ada 4, yakni:
  1. Institut Teknologi Bandung (ITB)
  2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  3. Universitas Diponegoro (UNDIP)
  4. Insitut Teknologi Sepuluh November (ITS)

Lulusan geodesi dapat bekerja di bidang apa saja. Namun, kebutuhan SDM di industri geospasial pemetaan, membutuhkan banyak lulusan teknik geodesi.  

Jadi dapat disimpulkan, orang geodesi itu masih langka terlebih seorang wanita.

So, jangan khawatir. Masa depan cerah menanti mu, jika kamu ingin menggapainya.

5. Tidak Diremehkan Pria


Sumber foto: Instagram @new_wikanf
Mengenai pekerjaan, wanita kadang kala diremehkan oleh lelaki. Apalagi bila bekerja di lapangan. Namun, tidak untuk wanita lulusan geodesi yang cukup tangguh dan strong. 

Pasalnya, seorang surveyor dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dipenuhi dengan tantangan seperti lokasi pengukuran yang sulit dijangkau, cuaca yang tidak bersahabat, hingga kemampuan survival yang tinggi.

Tidak hanya itu, memproses data hasil pengukuran dengan menggunakan software geodesi dapat menyita waktu serta membutuhkan kinerja otak yang tinggi. Belum lagi kriteria akuisisi pengukuran yang menuntut hasilnya presisi dan akurat.


Perlu diketahui, orientasi di jurusan teknik geodesi tidaklah soft. 

Kok terdengar seram ya?

Memang demikian guys.

Tetapi, bersyukur bagi cewek yang masuk geodesi, 

Kamu akan dibekali pengetahuan dan arahan untuk menjadi seorang geodet seutuhnya. Baik wanita maupun laki-laki diajarkan untuk tidak manja tetapi tetap memiliki jiwa integritas yang tinggi.

Dari sana lah letak perbedaan wanita di jurusan teknik geodesi dengan jurusan lain.

Jadi, kalau ada laki-laki yang meremehkan wanita kuliah di jurusan geodesi, berarti dia belum paham bahwa sesungguhnya bumi itu tidaklah bulat. Melainkan bumi harus dicium terlebih dahulu supaya bisa merasakan perbedaan nilai gravitasi di setiap tempat

Bingungkan?

Makanya masuk geodesi.

Demikian 5 Alasan Kenapa Wanita Harus Masuk Jurusan Teknik Geodesi. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Mbak Nani yang telah menjadi narasumber, sehingga postingan ini bisa terselesaikan.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, khususnya calon mahasiswa teknik geodesi.

Salam.

Geodesi! SATU HATI!.

0 Response to "5 Alasan Kenapa Wanita Harus Masuk Jurusan Teknik Geodesi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel